Profile

Pembatasan usia pernikahan yang diatur oleh pemerintah bukan tanpa alasan. Salah satu alasan penting, yaitu mencegah kehamilan dini yang dapat meningkatkan risiko kematian pada ibu hamil dan melahirkan bayi prematur. Seperti pernah diungkapkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi Nurdadi Saleh,

Deputi Pengendalian Penduduk, Badan Kependudukan, Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Dr Wendy Hartanto menegaskan angka pernikahan anak usia dini di Indonesia cenderung meningkat. Bahkan anak usia 10 hingga 14 tahun yang telah memiliki anak mencapai angka lima persen di Indonesia.

Sejumlah LSM menyatakan kecewa atas keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak menaikkan batas usia minimal perempuan untuk menikah dari 16 tahun ke 18 tahun. Mereka menganggap putusan ini berarti membiarkan anak perempuan mengalami kematian dan cacat sebagai risiko dari perkawinan

Pasal 7 ayat (1) UU Perkawinan masih menentukan batas usia minimum perkawinan adalah 16 tahun bagi perempuan dan 19 tahun untuk laki-laki. Ini berarti ada situasi dan kondisi yang berlangsungnya perkawinan anak. Data terbaru mengenai praktek perkawinan anak telah menunjukkan

Rica Nia Juwita (20) yang dibakar suaminya, Irwan Anis Mahsum (29), dengan menyiramkan minyak tanah di sekujur tubuhnya, segera menjalani operasi bedah plastik di Rumah Sakit (RS) Kaltim Prima Coal (KPC) Balikpapan. Warga Dukuh Demangan, Desa Kajoran, Klaten itu menyatakan tidak ragu-ragu lagi menjalani operasi plastik.

Kontak Kami :

Jl. Prof. dr. Soeharso No. 31 Karanggeneng

Boyolali 57316 Jawa Tengah - Indonesia

Phone/Fax : +62-0276-327947

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. 

Web : www.lkts.org 

Find Us :