HOME
jun-slider < class="sp-layer sp-black sp-padding" data-position="topCenter" data-horizontal="0" data-vertical="50" data-show-transition="right" data-show-delay="500">

jun-slider < class="sp-layer sp-black sp-padding" data-position="topCenter" data-horizontal="0" data-vertical="50" data-show-transition="right" data-show-delay="500">

jun-slider < class="sp-layer sp-black sp-padding" data-position="topCenter" data-horizontal="0" data-vertical="50" data-show-transition="right" data-show-delay="500">

jun-slider < class="sp-layer sp-black sp-padding" data-position="topCenter" data-horizontal="0" data-vertical="50" data-show-transition="right" data-show-delay="500">

jun-slider < class="sp-layer sp-black sp-padding" data-position="topCenter" data-horizontal="0" data-vertical="50" data-show-transition="right" data-show-delay="500">

jun-slider < class="sp-layer sp-black sp-padding" data-position="topCenter" data-horizontal="0" data-vertical="50" data-show-transition="right" data-show-delay="500">

Departemen Anak & Keadilan

Departemen Ekonomi & Keadilan

Departemen Iklim & Keadilan

Wawancara

Lembaga Kajian untuk Transformasi Sosial (LKTS) bekerjasama dengan Stichting Go-Kit Belanda bekerja sama untuk upaya pengembangan ekonomi produktif kepada 4 orang difabel di Boyolali, pertemuan pada Selasa kemarin.

Bantuan berupa satu unit sepeda motor diberikan kepada Suyadi seorang difabel yang tinggal di Pentur, Selondoko Ampel Boyolali, sepeda motor ini sedianya akan digunakan untuk usaha jualan sayur keliling.

Sedangkan Mulyati yang kebetulan istri Suyadi mendapatkan bantuan etalase toko dan fasilitas barang dagangan kelontong senilai 3 Juta Rupiah. Bantuan lainya akan diberikan kepada dua orang difabel Tunanetra di Boyolali.

Direktur LKTS, Ismail Alhabib menyatakan, pemberian bantuan bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi difabel melalui peningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan kegiatan usaha yang mereka rencanakan dan lakukan. “difabel merupakan kelompok berkebutuhan khusus yang perlu mendapatkan perhatian. Pemerintah sebagai stakeholder utama mempunyai tanggung jawab penuh untuk mengsejahterakannya melalui berbagai perangkat Negara yang dimiliki” katanya. Menurutnya difabel harus mendapatkan fasilitasi dan jaminan dari pemerintah berupa kesehatan, pendidikan, ekonomi dan keterampilan untuk memotong rantai ketakberdayaan dan kemiskinan yang mereka alami.  

Di Boyolali ada sekitar 5.000 difabel yang perlu mendapatkan perhatian, dan secara bertahap LKTS akan berupaya memberikan fasilitasi melalui upaya peningkatan pendapatan ekonomi keluarga. Harapanya melalui program ini difabel dapat meningkat taraf kehidupanya dan hidup mandiri.

Facebook FanBox

LKTS Map

Random Videos

Thank you very much for your support and cooperation.

Kontak Kami :

Jl. Prof. dr. Soeharso No. 31 Karanggeneng

Boyolali 57316 Jawa Tengah - Indonesia

Phone/Fax : +62-0276-327947

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. 

Web : www.lkts.org 

Find Us :

joomla social share plugin